JAKARTA, 11 Oktober 2026. Club Hidroponik Cinta Quran Center menghadiri acara Inspiring Talk bertajuk “Home Sweet Home, How Sweet It Is?” di Grand Indonesia, Jakarta, pada Minggu (11/10). Acara yang menghadirkan M. Bijaksana Junerosano, Andien, dan Dinni Septianingrum ini membahas persoalan sampah serta pentingnya menjaga lingkungan.

Salah satu hal yang menarik perhatian dalam diskusi tersebut adalah pertanyaan tentang ke mana sampah yang kita buang setiap hari berakhir. Selama ini, banyak orang merasa urusan sampah selesai setelah membuangnya ke tempat sampah. Padahal, sampah masih harus dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan masalah baru bagi lingkungan.
Persoalan ini bukan hanya sekadar pembahasan, tetapi juga kenyataan yang terjadi di sekitar kita. Pada 8 Maret 2026, longsor gunungan sampah terjadi di TPST Bantargebang, Bekasi, dan menelan korban jiwa. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa persoalan sampah membutuhkan perhatian serius, mulai dari kebiasaan masyarakat dalam menghasilkan sampah hingga proses pengelolaannya di tempat pembuangan akhir.


Melalui kegiatan ini, anggota Club Hidroponik Cinta Quran Center diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui tindakan sederhana. Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah, dan membiasakan diri menggunakan barang seperlunya dapat menjadi langkah awal yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan memang tidak selalu dimulai dari hal besar, tetapi kebiasaan kecil yang dilakukan bersama dapat memberikan dampak yang berarti.

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi anggota Club Hidroponik Cinta Quran Center untuk menambah wawasan sekaligus mengevaluasi kebiasaan sehari-hari terhadap lingkungan. Rumah yang nyaman bukan hanya tentang kebersihan tempat tinggal, tetapi juga tentang bagaimana kita menjaga lingkungan di sekitarnya. Sebab, bumi adalah rumah bersama yang perlu dirawat, bukan hanya untuk kita saat ini, tetapi juga untuk generasi mendatang.
[]Rihadatul Aisy Sofia


